Ibnu Sammak memberi nasehat menemui Harun aIRasyid. Saat itu Harun sedang merasa haus dan meminta segelas air. Maka, Ibnu Sammak bertanya, “Seandainya Anda dicegah untuk minum air itu, apakah Anda akan menebusnya dengan separuh kerajaanmu?” Harun menjawab, “Ya.” Setelah selesai minum Ibnu Sammak bertanya lagi, “Jika Anda dicegah untuk mengeluarkan air yang telah Anda minum dalam perutmu, apakah Anda rela membayar dengan separuh kerajaanmu yang lain?”
Harun menjawab, “Ya.” Ibnu Sammak pun berkata, “Tidak ada artinya sebuah kerajaan yang nilainya tidak lebih berharga dari segelas air.”
Jika dunia ini tak ada keimanan di dalamnya maka dunia tidak berguna, tidak berharga, dan tak bermakna.
Iqbal,seorang penyair filosof asal Pakistan, mengatakan,
“Jika iman telah tiada maka tidak ada lagi rasa aman, dan tidak ada dunia bagi siapa saja yang tidak menghidupkan iman Barangsiapa rela dengan kehidupan tanpa agama, dia telah menjadikan kehancurannya sebagai teman karibnya.”
Sahl bin Sa’ad Assa’idy berkata: Rasulullah saw. telah bersabda: “Andaikan dunia ini bernilai disisi Allah sebesar sayap nyamuk, maka tidak akan diberikannya kepada orang kafir walau seteguk air. (At-tirmidzy) Terjemah Riadhus Sholihin Juz I Hal 411 No. 21.
jika dunia tak ada keimanan..detik-detik kiamatkah?? ^_^ GOod Writer!! THankss