Maha
Suci Alloh Yang telah menciptakan senyuman.Itulah ungkapan yang bisa saya
lontarkan manakala mengetahui faedah atau manfaat yang ternyata teramat banyak
dari pekerjaan sederhana dan begitu mudah dari makhluk yang bernama senyum
.Tersenyum merupakan pekerjaan atau amalan yang saya yakin sebagian besar
orang akan menyetujui kalo ada yang
mengatakan bahwa tersenyum adalah pekerjaan yang sangat mudah untuk dilakukan .Tanpa
harus diajari bagaimana caranya tersenyum saya yakin semua orang sudah bisa melakukannya.Bahkan menuangkan dalam kata kata
untuk mendeskripsikan bagaimana cara tersenyum sepertinya lebih sulit dari pada
melakukan sebuah senyuman itu sendiri
.Yah tersenyum adalah pekerjaan mudah dengan segudang manfaat yang bisa kita peroleh manakala kita melakukannya dengan tulus dan sepenuh hati.
Dalam
sebuah riwayat disebutkan :
\'\'Kamu tidak akan pernah bisa menarik simpati orang lain dengan harta benda yang kamu miliki, tetapi kamu bisa menarik simpati orang lain dengan wajah ceria (senyum) dan dengan akhlak yang baik.\'\' (HR Abu Yu\'la dan Al-Baihaqi).
Di antara manfaat senyum adalah menambah daya tarik. Orang yang murah senyum kepada sesama akan mendapatkan pahala dari Allah SWT. Sebab, senyum yang berangkat dari ketulusan hati merupakan sedekah. \'\'Senyummu terhadap saudaramu adalah kebajikan.\'\' (HR At-Tirmidzi).
Dibawah
ini ada beberapa fakta menarik yang saya
dapat dari blognya fisri tentang rahasia senyum dan tawa :
Ibnu Sammak memberi nasehat menemui Harun aIRasyid. Saat itu Harun sedang merasa haus dan meminta segelas air. Maka, Ibnu Sammak bertanya, “Seandainya Anda dicegah untuk minum air itu, apakah Anda akan menebusnya dengan separuh kerajaanmu?” Harun menjawab, “Ya.” Setelah selesai minum Ibnu Sammak bertanya lagi, “Jika Anda dicegah untuk mengeluarkan air yang telah Anda minum dalam perutmu, apakah Anda rela membayar dengan separuh kerajaanmu yang lain?”
Harun menjawab, “Ya.” Ibnu Sammak pun berkata, “Tidak ada artinya sebuah kerajaan yang nilainya tidak lebih berharga dari segelas air.”
Jika dunia ini tak ada keimanan di dalamnya maka dunia tidak berguna, tidak berharga, dan tak bermakna.
Iqbal,seorang penyair filosof asal Pakistan, mengatakan,
“Jika iman telah tiada maka tidak ada lagi rasa aman, dan tidak ada dunia bagi siapa saja yang tidak menghidupkan iman Barangsiapa rela dengan kehidupan tanpa agama, dia telah menjadikan kehancurannya sebagai teman karibnya.”
Sahl bin Sa’ad Assa’idy berkata: Rasulullah saw. telah bersabda: “Andaikan dunia ini bernilai disisi Allah sebesar sayap nyamuk, maka tidak akan diberikannya kepada orang kafir walau seteguk air. (At-tirmidzy) Terjemah Riadhus Sholihin Juz I Hal 411 No. 21.
J enderal George Kruck — seorang perwira yang termasuk paling anti terhadap orang Indian di Amerika - pada halaman 77 dari catatan hariannya menuliskan, “Semua kegelisahan hidup yang dialami oleh kebanyakan orang Indian kira-kira bersumber pada khayalan mereka, dan bukan pada realita kehidupan yang ada.”
Allah berfirman,
{Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. }
(QS. Al-Munâfiqün: 4)
{Jika mereka berangkat bersama-sama kamu, niscaya mereka tidak menambah kamu selain kerusakan belaka, dan tentu mereka akan bergegas-gegas maju ke muka di celah-celah barisanmu. }
(QS. At-Taubah: 47)
Profesor Hawks dan Universitas Columbia telah menjadikan senandung berikut sebagai salah satu moto hidupnya: “Semua penyakit yang ada di bawah matahari pasti ada obatnya, atau sama sekali tidak pernah ada. Jika ada, maka berusahalah untuk mendapatkannya. Namun jika tidak, maka jangan dipikirkan.” Dalam sebuah hadits shahih disebutkan, “Allah tidak pernah menurunkan sebuah penyakit, kecuali Dia juga menurunkan bersamanya obat; obat itu bisa diketahui oleh orang yang mengerti penyakit tersebut dan tidak bisa diketahui oleh orang yang tidak mengerti penyakit tersebut.”
Dr. Richard Cabot seorang profesor kedokteran di Universitas Harvard mengatakan dalam bukunya yang berjudul How Humans Live, “Sebagai seorang dokter saya menasehatkan bahwa bekerja telah banyak mengobati orang-orang yang menderita penyakit kelumpuhan jiwa yang diakibatkan oleh keraguan, rasa takut, dan ketidak pastian. Keberanian yang diberikan kepada kita oleh kerja keras seperti kepercayaan diri yang membuat Seseorang begitu hebat.”
Allah berfirman,
{Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung. }
(QS. Al-jumu’ah: 10)
George Bernard Shaw berkata, “Rahasia ketidakbahagiaan itu terletak dalam kesempatan yang diberikan kepada Anda untuk berpikir dengan leluasa; apakah Anda berada dalam kondisi bahagia atau tidak. Oleh sebab itu, jangan terlalu banyak berpikir tentang hal itu. Sebaliknya, teruslah bekerja, karena saat itu darah Anda akan mulai mengalir dari otak Anda mulai berpikir lagi. Kehidupan yang baru akan melenyapkan pikiran-pikiran itu dan otak Anda. Bekerjalah, dan jangan pernah berhenti! Karena ini merupakan resep yang paling murah yang pernah ada di muka bumi, dan paling mujarab.”
Allah berfirman,
{Bekerjalah, kamu niscaya Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu. } (QS. At-Taubah: 105)
Benyamin Disraeli mengatakan, “Kehidupan ini terlalu pendek untuk disia- siakan.”
Salah seorang bijak bestari yang berasal dari negeri Arab mengatakan, “Kehidupan ini terlalu pendek untuk kita perpendek dengan percekcokan.” Allah berfirman,
{“Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?” Mereka rnenjawab: Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang orang yang menghitung. “Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu mengetahui. “}
(QS. A1-Muminün: 112-114)