|
Ini bukan tentang iklan dari salah satu operator
GSM tentang kelebihan layanan yang mereka berikan pada penggunanya terutama
SMS Inilah isi artikel dari mulutmu harimaumu tersebut
: Sebagaimana telah disinggung dalam
artikel terdahulu, bahwa salah satu hikmah penciptaan mulut kita yang satu,
sementara telinga dan mata kita masing-masing sepasang, adalah bahwa kita
harus lebih banyak melihat, harus lebih banyak mendengar daripada bicara,
karena memang lidah tak bertulang, kata orang, sangat rentan terhadap
kesalahan, baik salah ucap, salah kata, atau salah tempat kala kita
berbicara. |
1. Sadarilah bahwa jika Anda tidak hidup hanya dalam batasan hari ini saja,
maka akan terpecahlah pikiran Anda, akan kacau semua urusan, dan akan semakin
menggunung kesedihan dan kegundahan diri Anda. Inilah makna sabda Rasulullah: “Jika
pagi tiba, janganlah menunggu sore; dan jika sore tiba, janganlah menunggu
hingga waktu pagi.”
2. Lupakan masa lalu dan semua yang pernah terjadi, karena perhatian yang
terpaku pada yang telah lewat dan selesai merupakan kebodohan dan kegilaan.
3. Jangan menyibukkan diri dengan masa depan, sebab ia masih berada di alam
gaib. Jangan pikirkan hingga ia datang dengan sendirinya.
4. Jangan mudah tergoncang oleh kritikan. Jadilah orang yang teguh pendirian,
dan sadarilah bahwa kritikan itu akan mengangkat harga din Anda setara dengan
kritikan tersebut.
5. Beriman kepada Allah, dan beramal salih adalah kehidupan yang baik
dan bahagia.
6. Barangsiapa menginginkan ketenangan, keteduhan, dan kesenangan, maka dia
harus berdzikir kepada Allah.
7. Hamba harus menyadari bahwa segala sesuatu berdasarkan ketentuan qadha’ dan
qadar.
8. Jangan menunggu terima kasih dari orang lain.
9. Persiapkan din Anda untuk menerima kemungkinan terburuk.
10. Kemungkinan yang terjadi itu ada baiknya untuk diri Anda.
11. Semua qadha’ bagi seorang muslim baik adanya.
12. Berpikirlah tentang nikmat, lalu bersyukurlah.
13. Anda dengan semua yang ada pada diri Anda sudah lebih banyak daripada yang
dimiliki orang lain.
14. Yakinlah, dari waktu ke waktu selalu saja ada jalan keluar.
15. Yakinlah, dengan musibah hati akan tergerak untuk berdoa.
16. Musibah itu akan menajamkan nurani dan menguatkan hati.
17. Sesungguhnya setelah kesulitan itu akan ada kemudahan.
18. Jangan pernah hancur hanya karena perkara-perkara yang sepele.
19. Sesungguhnya Rabb itu Maha Luas ampunan-Nya.
20. Jangan marah, jangan marah, jangan marah!
21. Kehidupan ini tak lebih hanya
sekadar roti, air, dan bayangan. Maka, tak usahlah bersedih jika semua itu ada.
22. {Dan, di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan terdapat (pula) apa
yang dijanjikan kepadamu. } (QS. Adz-Dzâriyât: 22)
23. Kebanyakan dari apa yang Anda takutkan tidak pernah terjadi.
24. Pada orang orang yang tertimpa musibah itu ada suri tauladan.
25. Sesungguhnya, jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan memberikan
cobaan atas mereka.
26. Ulangilah doa-doa untuk menghapuskan bencana.
27. Anda harus melakukan perbuatan yang baik dan membuahkan, dan tinggalkanlah
kekosongan.
28. Tinggalkanlah semua kasak-kusuk, dan jangan percaya kepada kabar burung.
29. Kedengkian dan keinginan Anda yang kuat untuk membalas dendam itu hanya
akan membahayakan kesehatan Anda sendiri. Lebih besar daripada bahaya yang akan
menimpa pihak lawan.
30. Semua musibah yang menimpa diri Anda adalah penghapus dosa dosa.
_________________________________________________________________
sumber:Laa tahzan DR. Aidh Al Qorni (pen Qisthi press)
by- seruling daud
Ku……. perdengarkan perkabaran ini pada kalian .. wahai ikhwan
tentang sesuatu yang akan kalian saksikan
apabila orang yang didekatkan para penguasa
hanyalah mereka yang pandai menfitnah manusia - menghina manusia
apabila ucapannya hanyalah yang menyimpang agama
dan apabila penyeru kebenaran tlah dianggap bodoh
Maka perhatikanlah wahai ikhwan
bahwa shodaqah akan dianggap sebagai suatu kerugian
bahwa bantuan sanak kerabat adalah sebagai alat pangan
dan bahwa beribadah pada allah
di anggap sok alim………maka ketahuilah
dan juga renungkanlah………2x
kekuasaan negeri sedang dijalankan berdasarkan saran
kaum perempuan kepemimpinan kanak-kanak
kekuasaan negeri sedang dijalankan berdasarkan saran
kaum perempuan dan perencanaan kaum banci…….
Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi suatu kaum maka dijadikan pemimpin-pemimpin mereka orang-orang yang bijaksana dan dijadikan ulama-ulama mereka menangani hukum dan peradilan. Juga Allah jadikan harta-benda di tangan orang-orang yang dermawan. Namun, jika Allah menghendaki keburukan bagi suatu kaum maka Dia menjadikan pemimpin-pemimpin mereka orang-orang yang berakhlak rendah. DijadikanNya orang-orang dungu yang menangani hukum dan peradilan, dan harta berada di tangan orang-orang kikir. (HR. Ad-Dailami)
Ada tiga perkara yang tergolong musibah yang membinasakan, yaitu (i) Seorang penguasa bila kamu berbuat baik kepadanya, dia tidak mensyukurimu, dan bila kamu berbuat kesalahan dia tidak mengampuni; (2) Tetangga, bila melihat kebaikanmu dia pendam (dirahasiakan / diam saja) tapi bila melihat keburukanmu dia sebarluaskan; (3) Isteri bila berkumpul dia mengganggumu (diantaranya dengan ucapan dan perbuatan yang menyakiti) dan bila kamu pergi (tidak di tempat) dia akan mengkhianatimu. (HR. Ath-Thabrani)